Entrepreneur.co.id
Berita Bisnis Ekonomi

Rupiah, mata uang regional nyaris tidak berubah, saham menguat

Rupiah menguat lebih lanjut pada hari Kamis ke level 13.000 terhadap dolar AS di pasar spot karena sebagian besar mata uang Asia di perdagangkan dalam kisaran yang ketat menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis.

Berdasarkan Tingkat Interbank Spot Dollar Jakarta (JISDOR) Bank Indonesia di Jakarta, rupiah menguat 0,18 persen menjadi mengakhiri hari di Rp13.986 per dolar dari Rp14.011 pada hari Rabu. Pasar keuangan sangat menunggu keputusan kebijakan ECB dan penilaian kesehatan ekonomi global, kemungkinan membuka pintu untuk pelonggaran moneter, menurut laporan Reuters.

Rupee India, baht Thailand, dan ringgit Malaysia nyaris tidak berubah. Won Korea Selatan melemah sebanyak 0,2 persen setelah militer negara itu mengatakan bahwa Korea Utara telah menembakkan dua rudal jarak pendek pada Kamis pagi dari pantai timur nya, meningkatkan suhu di front politik.

Peso Filipina naik hingga 0,2 persen, menjadikan nya pemenang tertinggi di kawasan itu untuk hari ini.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan tolok ukur harga lain nya di negara-negara Asia Tenggara lain nya juga sedikit meningkat, kecuali indeks saham Filipina, yang turun 0,6 persen. IHSG naik 0,2 persen menjadi ditutup pada 6.401, sementara indeks harga utama di Singapura dan Thailand masing-masing naik 0,3 persen dan 0,2 persen.

Di Indonesia, saham telkom dan finansial termasuk di antara yang memperoleh keuntungan tertinggi, dengan penyedia layanan jaringan milik negara Telekomunikasi Indonesia dan pemberi pinjaman Bank Rakyat Indonesia masing-masing naik 0,7 persen.

Related posts

Menko Darmin Panggil Pihak Menteri BUMN Dan Garuda Bahas Tiket Pesawat

Ronald Simatupang

Pemerintah Diminta Konsisten Dalam Menerapkan Tarif Ojol

Ronald Simatupang

Investor Tunggu Hasil KPU Untuk Tanam Modal Di Indonesia

Ronald Simatupang

Leave a Comment