Entrepreneur.co.id
Berita Ekonomi Infrastruktur

Pemerintah mengurangi pengeluaran setelah pertumbuhan pendapatan melambat di semester pertama

Menteri Keuangan yaitu Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah akan mengurangi belanja negara dalam beberapa bulan mendatang karena pertumbuhan pendapatan yang melambat pada paruh pertama di tahun 2019 ini.

“Kami akan terus meningkatkan efisiensi, baik (untuk proyek) yang akan menuju ke lantai lelang dan [proyek] yang sedang dilaksanakan,” kata Sri Mulyani di Jakarta pada Senin.

Komite kerja Dewan Perwakilan Rakyat untuk musyawarah APBN 2019 memproyeksikan untuk pengeluaran pemerintah pusat pada semester kedua yang mencapai Rp 896,6 triliun (US $ 64,19 miliar) atau 54,9 persen dari total anggaran.

Dengan proyeksi belanja semester kedua ini, belanja setahun di proyeksikan mencapai 93,4 persen dari total anggaran atau Rp 1,53 kuadriliun. Tahun lalu, pengeluaran pemerintah pusat berakhir pada 100,1 persen. Menurut panitia kerja, subsidi ini di proyeksikan berjumlah total Rp 212,4 triliun tahun ini, lebih rendah dari apa yang di alokasikan dalam anggaran negara sebesar Rp 224,32 triliun.

“Proyeksi pengeluaran di dasarkan pada perubahan asumsi makro ekonomi dasar, realisasi subsidi bahan bakar, LPG bersubsidi dalam tabung 3 kilogram, subsidi pupuk dan kebijakan kurang bayar energi,” kata anggota komite kerja Iskandar Syaichu.

Sri Mulyani juga mengatakan bahwa pengeluaran yang lebih rendah di babak kedua sama sekali bukan masalah, karena pengeluaran di babak pertama lebih tinggi karena pembayaran yang terkait dengan Asian Games dan mitigasi bencana alam.

“Jika kita dapat menghabiskan sekitar 94 hingga 95 persen dari total anggaran yang di alokasikan, itu dapat dianggap sebagai perbaikan,” kata nya.

Sebelum nya, Direktorat Jenderal Pajak melaporkan bahwa pendapatan pajak tumbuh 3,75 persen menjadi 603,34 triliun (US $ 43,29 miliar) pada paruh pertama 2019, jauh lebih rendah dari target 9,5 persen yang di tetapkan dalam anggaran negara 2019. Sementara itu, pertumbuhan pada paruh pertama 2018 tercatat sebesar 14,3 persen

Related posts

92 Kelurahan Sudah Terima Saluran Dana Tahap I

Reni Puspita

Minat Masyarakat Mudik Dengan Pesawat Mengalami Penurunan Pada Tahun 2019

Ronald Simatupang

Permintaan BBM Jelang Pemilu Diprediksi Naik 5 Persen

Reni Puspita

Leave a Comment