Entrepreneur.co.id
Berita Ekonomi Infrastruktur

Bank Artos membantah rumor kemitraan Gojek sebagai lonjakan saham

Bank Artos telah membantah desas-desus bahwa itu akan diakuisisi oleh perusahaan jasa berdasarkan permintaan Gojek untuk menjadi bank mitra yang terakhir, sementara harga saham nya melonjak lima kali lipat di tengah rumor.

Dirut Bank Artos Deddy Triyana mengatakan bahwa bank swasta tidak pernah membahas masalah ini dengan Gojek dan menolak laporan berita sebelum nya.

“Kami tidak pernah membicarakan kemitraan semacam itu dengan ekosistem tertentu,” katanya, seraya menambahkan bahwa berita itu tidak berdasarkan pada pernyataan resmi.

Deddy mengatakan bahwa mayoritas saham bank (51 persen), bagaimanapun, sedang dalam proses diakuisisi oleh PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI), sebuah perusahaan konsultan manajemen, dan perusahaan investasi Wealth Track Technology Limited (WTT). 37,65 persen dan 13,55 persen.

Pemegang saham mayoritas MEI adalah Jerry Ng, yang berkontribusi signifikan untuk mengembangkan platform perbankan digital Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Jenius, selama 10 tahun masa jabatannya sebagai presiden direktur MEI.

WTT terhubung dengan Patrick Walujo, salah satu pendiri perusahaan ekuitas swasta Indonesia Northstar Pacific Partners, yang telah mendukung Gojek sejak awal.

Deddy menyatakan bahwa akuisisi saham adalah untuk mendukung langkah Artos ke platform digital untuk menarik pelanggan muda dengan pendapatan tinggi, yang lebih menyukai produk perbankan digital.

Dia menambahkan bahwa Bank Artos juga bermaksud untuk pindah ke segmen mikro, usaha kecil dan menengah (UMKM) dan perbankan konsumen pasar massal.

Spekulasi publik tentang akuisisi Artos oleh Gojek menjadi Go-Bank telah menyebabkan saham Artos meroket menjadi Rp 2.630 per saham ketika pasar ditutup pada hari Senin, meningkat lebih dari tiga kali lipat dari Rp 775 per saham pada 24 September.

Saham Bank Artos tidak pernah melampaui Rp 200 per saham sejak go public pada tahun 2016. Bank Artos memiliki modal Rp 120 miliar pada bulan Juni dan dikategorikan sebagai bank BUKU I (tingkat 1) dengan modal inti kurang dari Rp 1 triliun. Dia menambahkan bahwa Artos bertujuan untuk menjadi bank BUKU III hingga Rp 30 triliun dalam modal inti dalam tiga hingga empat tahun.

Related posts

Cerita Anwar Ibrahim Dibantu Habibie Saat Masa Sulit

Fey Bianca

Ketua KNPB dan 6 Aktivis Papua Dipindah Tahanan ke Kaltim

Fey Bianca

Digitalisasi Pertanian Masih Terkendala Oleh Internet

Ronald Simatupang

Leave a Comment