Entrepreneur.co.id
Berita

Kominfo Bicara Soal Blokir Akun Papua Barat oleh Facebook

Pihak Kementerian Komunikasi dan juga Informatika atau Kemenkominfo telah berbicara soal perihal dari pemblokiran yang uga dilakukan oleh Facebook dan Instagram terhadap akun yang dimana telah menyebar sebuah konten terkait dari Papua Barat. Kemenkominfo pun juga telah mengatakan memang tidak akan menindak Insight ID, oleh sebab itu konten dari akun-akun itu tidak dapat termasuk sebuah hoaks ataupun misinformasi.

Oleh karena itu kementerian pun telah menganggap konten-konten terkait dari isu Papua Bara itu tidaklah melanggarĀ  aturan kemenkominfo. Untu lebih lanjut menurut dari Dirjen Aplikasi dan juga Informatika atau Aptika Semuel Abrijani pemblokiran dari akun-akun yang juga telah dikelola Insight ID di Facebook dan juga Instagram memang bukan berdasarkan dari aduan pihaknya tersebut. Akan tetapi telah dilakukano oleh platform media sosial karena memang melanggar panduan dari komunitas.

“Kita juga tidaklah menemukan konten yang dimana sifatnya melanggar, akan tetapi pola perilaku ada akun palsuĀ  yang juga dirinya mainkan. Kalau memang dari konten tersebut belum ada. mereka pun juga diblok karena pola perilaku” Semuel disaat ditemui usai dari Indonesia Internet Govemance berada di Jakarta.

Semuel pun juga telah mengatakan bahwa akun-akun yang telah dikelola oleh pihak Insight ID tidaklah masuk pada pemantauan kemenkominfo. Pada sebelumnya pun Kemenkominfo telah melakukan sebuah pemblokiran karena memang maraknya sebuah peredaran hoak dan juga misinformasi.

Dirinya pun juga telah mengungkapkan Kemenkomfo telah mempertimbangkan sebuah akun-akun yang juga mengandung konten SAR hingg kekerasan.

“Waktu kita telah mengajukan ke pemblokiran Facebook itu terkait dari kontennya. Yang juga telah berbau SAR dan juga kekerasan” ujar dari Semuel.

Pihak Facebook dan juga Instagram telah menghapus puluhan akun dan juga halaman atau pages yang ada di Indonesia. Akun dan juga lama yang telah dihapus ini telah terkait sebuah konten soal dari perihal Papua Barat.

Kemudian Facebook telah menghapus setidaknya ada 69 akun Facebook, 42 halaman dan juga ada 34 akun Instagram yang juga telah disebut memang terlibat didalam pola perilaku tidaklah otentik bersama dengan fokus Papua Barat.

Related posts

Sistem Zonasi yang menjadi ribet

Sakinatul Muhimmah

Jokowi: Jangan Geser Kerusuhan di Wamena Jadi Konflik Etnis

Fey Bianca

Kisah Para Pemburu Harta Karun Sriwijaya

Fey Bianca

Leave a Comment