Entrepreneur.co.id
Berita Ekonomi Infrastruktur

Tensi Perang Dagang AS-China Tinggi, Rupiah Keok Pagi ini

Saat ini nilai tukar dari rupiah telah tercatat di posisi yaitu Rp.14.180 per dolarnya Amerika Serikat AS pada perdagangan pasar spot saat pagi. Posisi tersebut telah melemah yaitu 0,05 persen jika kita dibandingkan dengan kurs yang nilainya yaitu Rp 14.172 per dolar AS.

Kemudian sebagian besar juga mata uang utama Asia telah melemah terhadap dolar AS. Won Korea pun juga telah melemah yaitu 0,15 persen, ringgit Malaysia pun juga telah melemah yaitu sebesar 0,02 persen, rupe India telah melemah 0,07 persen, dan juga dolar singapura yang melemah 0,05 persen, serta merta dengan peso negara Filipina telah melemah yaitu 0,03 persen terhadap dolar Amerika Serikat.

Pada kawasan asia, yen jepang telah menguat sebsar 0,15 persen, dan juga dolar Hong Kong telah menguat yaitu 0,01 persen, baht Thailand telah menguat sebesar 0,08 persen, dan juga yuan China telah menguat 0,16 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kemudian selain itu juga mata uang negara memang maju terpantau dengan bervariasi, seperti halanya yaitu poundsterling Inggris telah menguat yaitu 0,05 persen pada dolar AS, sementara itu euro menguat dengan 0,08 persen, akan tetapi dolar Australia telah melemah sebesar yaitu 0,12 persen terhadap dolar Amerika serikat pada pagi ini.

Sedangkan Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra telah mengutarakan dengan kekhawatiran sebuah pasar mengenai dari negosiasi daging diantara Amerika Serikat dan juga China telah terpantau masih sangatlah tinggi.

“Tadi pagi ada kabar dari koran yang berada di Tiongkok bahwa dari negosiasi berjalan di tempat. Kemudian delegasi yang berada di Tiongkok pun telah menolak membahas sebuah isu pemaksaan transfer teknologi perusahan dari Amerika Serikat yang telah berbisnis berada di Tiongkok” ujar dari Ariston disaat dihubungi oleh wartawan.

Kemudian sementara itu transfer teknologi itu emang sangatlah penting bagi Amerika Serikat karena keadaanya yang telah terpantau sangatlah memanas dianatara Amerika Serikat dan juga China disaat beredar isu negoisasi tingkat lanjut diantara perwakilan Amerika serikat dan juga China pada sebelumnya yang telah dikabarkan memang akan berlangsung.

Related posts

Setahun Gaji Bos Twitter Hanya Rp 20.000

Ronald Simatupang

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Semakin Perkasa Pasca Pemilu

Ronald Simatupang

Kementan Dorong Produksi Bawang Putih Di Sukabumi Untuk Kejar Target Swasembada

Reni Puspita

Leave a Comment